• August 7, 2020

Dampak Wabah Covid 19 Terhadap Proses Belajar Mengajar

 Dampak Wabah Covid 19 Terhadap Proses Belajar Mengajar

Bima Putra.

Oleh : Bima Putra (Ketua Bidikmisi STIT SB Pariaman Periode 2018-2022)

 

SEMENJAK ditetapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bulan April 2020 lalu, Juru Bicara Pemerintahan untuk Penangan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, bahwa PSBB bertujuan mengendalikan penularan Covid-19 dari daerah episentrum. Sebab, penularan di daerah episentrum sangat tinggi.

Dampak PSBB menyentuh berbagai lini, tidak terkecuali bidang pendidikan. Salah satu faktornya, adalah sebab dari keputusan pemerintah dengan meliburkan atau menunda proses belajar mengajar dari sekolah menjadi dirumah.

Dunia Pendidikan menjadi kocar kacir sehingga banyak masalah yang terjadi. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, dampak terkecil dimulai dari keluarga.

“Dampak mikro ialah di dalam keluarga. Karena keluarga itu luar biasa sebagai unit terpenting kita.” ujar Nadiem Anwar Makarim saat diskusi dengan Najwa shihab dalam tayangan live streaming di kanal youtube kemdikbud RI, Sabtu (2/5/2020) malam.

Sementara itu, menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan adalah daya upaya untuk mewujudkan perkembangan budi pekerti (kekuatan batin) pikiran (intelektual) dan jasmani anak, menuju kearah kedewasaan dalam arti kesempurnaan hidup.

Karena, pendidikan merupakan suatu proses pengembangan nilai-nilai ke dalam diri individu. Melalui pengembangan nilai-nilai tersebut, diharapkan individu dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai manusia dan sebagai bagian dari masyarakat.

Dikuatkan, dalam Undang-Undang SISDIKNAS nomor 20 tahun 2003, pendidikan adalah sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran sedemikian rupa; supaya peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya secara aktif serta memiliki pengendalian diri, kecerdasan, keterampilan dalam masyarakat, kekuatan spritual keagamaan, kepribadian dan akhlak mulia.

Dalam undang-undang tersebut jelas menyebutkan, bahwa pendidikan sangatlah penting bagi setiap individu untuk pengembangan dirinya.

Sedangkan, keluarga adalah lingkungan pendidikan pertama bagi si anak dalam arti bahwa keluarga sangat menentukan masa depan seorang anak. Dalam kehidupan keluarga, penuh dengan sifat tolong menolong merupakan dasar utama bagi pendidikan si anak.

Dari rumahlah, seorang anak belajar untuk menjadi makhluk sosial. Pengalaman dalam berinteraksi dilingkungan keluarga turut membantu cara mereka untuk berprilaku ditengah masyarakat.

Karena diberlakukannya PSBB, si anak menjadi terpenjerakan rasa sosialnya. disebabkan interaksi sosial si anak menjadi kurang baik, maka kemungkinan besar faktornya ialah keluarga juga.

Contohnya : selama proses belajar mengajar disekolah si anak berteman dengan teman sebayanya. Biasanya dia bebas mengekpresikan dirinya, ternyata setiba kondisi berlajar aktif di dalam keluarga itu, ia sedikit menjadi terhambat.

Disamping itu pula, terbatasnya ruang gerak guru melaksanakan pembelajaran online (daring) membuat faktor masalah utama. Walaupun pemerintah menawarkan solusi alternatif dalam penilaian terhadap murid sebagai syarat kelulusan dari lembaga pendidikan disaat wabah covid-19 ini.

Oleh karena itu, kebijakan mengenai PSBB ini harus dilakukan oleh setiap lembaga pendidikan, walaupun aturannya belum terealisasikan dengan baik. Dalam situasi darurat seperti ini, pemerintah cepat menerapkan tentang proses belajar mengajar. Demi tercapainya pendidikan nasional memiliki tujuan yang sama dalam upaya membangun bangsa.

Selain itu, setiap perubahan zaman pasti memberikan dampak positif dan negatif. Namun semua orang harus bisa mengikuti perubahan tersebut. Sesuai norma-norma yang berlaku dalam kehidupan ini. Manusia merupakan makluk sosial yang saling ketergantungan satu sama lain. Berbagai perubahan dari manual menjadi digital memerlukan waktu yang cukup lama.

Semoga dengan kebijakan PSBB ini pemerintah bisa mengurangi mobilitas pelajar dan mahasiswa sehingga dapat menekan penyebaran wabah Covid-19 ini. (*)

Berbagi Yuk!

Related post