• August 8, 2020

Diduga Lakukan Sweeping Ilegal, Ini Penjelasan Kasat Lantas Polres Gowa

 Diduga Lakukan Sweeping Ilegal, Ini Penjelasan Kasat Lantas Polres Gowa

Anggota Sat Lantas Polres Gowa, tampak sedang melakukan penertiban.

GOWA –  Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Gowa, disinyalir oleh salah seorang wartawan melakukan operasi ‘Sweeping’ dan  diduga illegal, pada Sabtu (27/06/2020) sekira pukul 19.00 WITA kemarin. Giat tersebut dilakukan di Jalan Poros Provinsi (Sulawesi Selatan), tepatnya jalan masuk ke Polres Gowa, berdekatan dengan Rumah Adat Gowa (Balla Limpoa).

Salah seorang pengendara, Askari LMP, yang juga merupakan mitra kerja Kepolisian dan juga jurnalis itu, kebetulan membawa kendaraannya menuju Kota Makassar dan melewati Jalan Poros Provinsi.

Kepada Persada Post (RPG Networks), Ia menuturkan bahwa melihat secara langsung anggota Sat Lantas Polres Gowa tengah melakukan sweeping, yang diduga berdalih terkait penertiban pemakaian masker kepada pengendara.

“Saya melihat dari sisi kanan dan kiri, puluhan oknum polisi menahan serta menghentikan setiap pengendara yang melintas di jalan itu, bagi yang tidak menggunakan masker. Tetapi, mereka juga diperiksa surat – surat kendaraannya dan melakukan penilangan bagi yang tidak lengkap. Ini disinyalir hanya modus saja,” ungkap Askari LMP.

“Harusnya, kalau memang ada razia atau operasi semacamnya, termasuk sweeping seperti ini, memakai tanda/ papan operasi dan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku,” imbuhnya.

“Saya pada saat itu, saya sempat kaget waktu di hentikan/ditahan atau di stopkan oleh beberapa oknum Polisi Sat Lanntas Polres Gowa.  Karena saya menghargai pihak kepolisian, maka saya berhenti lalu oknum tersebut bertanya kepada saya kenapa tidak pakai masker. Tiba – tiba juga menanyakan surat – surat kendaraan saya,” tukasnya.

“Ketika ditanya kelengkapan operasi, anggota Sat Lantas yang mendekati saya sedari awal, kemudian meminta saya menuju ke tempat, dimana para pengendara lainnya sedang menunggu surat tilang. Saya pun di tilang dan motor saya diambil kuncinya,” katanya.

Askari akhirnya kena tilang oleh Anggota Sat Lantas Polres Gowa.

Jawaban Kasat Lantas Polres Gowa

Terkait dugaan sweeping/ operasi yang dilakukan secara illegal tersebut, Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Gowa, akhirnya angkat bicara.

“Mungkin yang mengatakan pihak kami sweeping illegal itu, karena terjaring Pak. Kami juga tidak akan menindak, kalau ada surat – suratnya. Kalau tidak ada sama sekali, apa dibiarkan? Apalagi kendaraannya tidak beres,” ungkap AKP. Mustari, Kasat Lantas Polres Gowa, kepada Persada Post (RPG Networks).

“Dan, beberapa berita sudah naik, dari wartawan yang saat itu memantau kami dilapangan, tapi itu oknumlah. Tujuan kami memutus Covid 19 dan sekaligus tetap harus tertib berlalu lintas,” imbuhnya.

“Seingat saya, kalau tidak salah waktu giat ada memang yang sebut orang media, tidak mau ditegur disuruh pakai masker, katanya lupa. Seharusnya, kalau ada mitra yang melanggar, bukan dilapangan ributnya. Apa salahnya dikantor kan bisa diselesaikan dengan baik. Jangan setelah berita miring, baru mau dikenal dan berteman,” ujarnya.

“Peneguran tidak pakai masker di pos – pos di atensi, dimana ada pengendara tidak pakai masker, wajib ditegur. Giat tersebut tentu tidak perlu pakai papan. Ini pro-aktif Polres Gowa, memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Kalau soal tilang, tidak semua kita tilang, kecuali fatal,” pungkasnya. (A. Pahri)

 

Berbagi Yuk!