BUKITTINGGI – Pasien Dengan Pengawasan (PDP) RSAM (Rumah Sakit Ahmad Muchtar) Bukittinggi yang meninggal dunia pada hari Sabtu tanggal 02 Mei 2020 sekira pukul 22.30 wib di rumah sakit itu  dan dimakamkan Tanggal 3 Mei 2020, berdasarkan hasil pemeriksaan swab dinyatakan ‘negatif’ Covid 19.

“Benar, hasil swab PDP RSAM Bukittinggi yang meninggal dunia kemarin, hasilnya negatif,” kata Kompol. Sumintak,SH, Waka Polres Kota Bukittinggi, yang berhasil dihubungi oleh RICOADIUTAMA(dot)COM, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: PDP Covid 19 RSAM Bukittinggi Sudah Dimakamkan Siang Tadi, Ternyata Ini Statusnya

 

PDP bernama Heri Yanto (55 tahun), yang sehari – hari diketahui berprofesi sebagai tukang ojek dan sesekali membawa angkutan travel itu tersebut di makamkan di lokasi pemakaman suku Jambak Jalan sanjai Dalam RT 01/ RW 01, Kelurahan Manggis Ganting Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.

Namun, dikarenakan berita itu telah viral ditengah masyarakat Kota Bukittinggi, salah seorang netizen dengan akun Yulia Sandra di Group facebook Kaba Bukittinggi, mengaku anak kandung dari PDP tersebut, protes disebutkan aktivitas ayahnya dalam pemberitaan media ini.

Baca juga : Inilah Pekerjaan & Aktivitas PDP RSAM Bukittinggi Sebelum Meninggal

 

Ia menuturkan, bahwa ayahnya itu tidak pernah keluar rumah selama 1 (satu) bulan belakangan ini, disebabkan mengindap penyakit diabetes dan hanya terbaring dirumah.

Namun, sebagaimana keterangan yang di release oleh pihak Polres Kota Bukittinggi melalui Group WhatsApp ‘PRESS SUMBAR MEDIA CLUB’, yang merupakan group kumpulan para wartawan di Sumatera Barat, menyebutkan beberapa perjalanan PDP yang bersangkutan, selama seminggu belakangan sebelum meninggal dunia.

Baca juga: Mengaku Keluarga PDP Di RSAM Bukittinggi, Netizen Ini Klarifikasi Soal Ayahnya

 

Sehingga, dengan hasil swab yang menyatakan Almarhum Heri Yanto ‘Negatif’ Corona/ Covid 19, maka masyarakat Kota Bukittinggi, tidak usah khawatir lagi terkait meninggalnya PDP ini.

Untuk diketahui, Tes swab merupakan proses pengambilan sampel lendir dari saluran pernapasan. Caranya dengan mengusap tenggorokan melalui mulut dan hidung.

Hal ini dilakukan karena virus Corona (Covid 19) sama seperti flu, yaitu menyerang saluran pernapasan, sehingga hasil dari sampel tersebut akan diuji kebenarannya di laboratorium. (RPG Networks/****)

Berbagi Yuk!