JAKARTA – Asri Dewi atau yang akrab disapa Asri Dewi Koto adalah Ketua Umum DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Macan Asia Jaya, yang berkedudukan di Jakarta. Ia adalah srikandi Piaman Laweh (Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman dan sekitarnya) yang berasal dari Lubuk Alung.

Sepak terjangnya di dunia Organisasi Masyarakat (Ormas) level nasional sudah tidak diragukan lagi. Gegap gempita gerakan Macan Asia Jaya, tidak asing bagi banyak politisi dan tokoh nasional Republik Indonesia.

Namun, kecintaannya terhadap kampung halaman (Kabupaten Padang Pariaman) membuat Asri Dewi Koto merasa harus bertindak. Kepada Redaksi RICO ADI UTAMA (dot) COM, Ia menyampaikan kegundahannya soal Padang Pariaman kedepannya.

“Kita harus benar – benar memiliki visi yang kuat dan terukur untuk merubah wajah dan masa depan Padang Pariaman. Kita juga harus bebaskan Padang Pariaman itu dari tangan – tangan politisi jahil, yang hanya ingin mendapatkan keuntungan sendiri, kelompok dan tujuan yang tidak jelas lainnya. #SavePadangPariaman,” ujar Asri Dewi Koto, Sabtu (16/5/2020).

Menurutnya, potensi Kabupaten Padang Pariaman, bukan tidak mungkin akan membuat daerah itu lebih baik lagi. Tinggal, niat dan cara yang tepat untuk mengelola potensinya itu; baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA)nya.

Saat ini, tidak begitu banyak munculnya tokoh srikandi, yang benar – benar ingin bertarung di panggung politik Piaman Laweh, artinya bisa dihitung jari saja. Sementara, peran serta perempuan di Minangkabau, yang disebut sebagai Bundo Kandung, sangat menentukan juga.

Ketika disinggung apakah dirinya hendak maju atau tidak dalam kontestasi pesta demokrasi (Pilkada) Padang Pariaman 2020 ini, Dewi hanya menjawab singkat, “Kita lihat saja nanti. Yang Penting, kalau soal kampung halaman kita itu, Macan Asia Jaya siap untuk turun gunung,” tegasnya. (RPG Networks/ ****)

Berbagi Yuk!