• August 7, 2020

Pandemi: Anak di PHK, Warga Jakbar Asal Pauh Kambar (Piaman) Ini Akan Diusir Jika Tidak Bayar Kontrakan

 Pandemi: Anak di PHK, Warga Jakbar Asal Pauh Kambar (Piaman) Ini Akan Diusir Jika Tidak Bayar Kontrakan

Murni, Ibu Ria Murniawati.

JAKARTA BARAT – Seorang wanita yang sudah lanjut usia, bersama anak gadisnya tinggal di  Jalan Badila 2, Mangga Besar 9 Nomor 5 RT 6/ RW 5, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat (Jakbar), nyaris hari ini (15/5/2020) akan diusir dari tempat tinggalnya, karena tidak mampu bayar kontrakan.

Wanita itu bernama Murni, dengan anaknya bernama Ria Murniawati yang sudah di PHK dari tempat Ia bekerja, salah satu hotel di Jakarta, yang merupakan dampak dari Pandemi Covid 19.

“Ia Pak, kami akan diusir, jika tidak bayar kontrakan Rp. 800.000/ bulan. Hari ini rencananya Pak. Karena memang sudah lewat waktunya harus bayar, tapi saya tidak bisa lagi bayar Pak. Sebab saya di PHK dari tempat bekerja,” ujar Ria Murniawati, kepada RICO ADI UTAMA (dot) COM melalui telepon seluler, baru – baru ini.

Ria Murniawati dan Murni ibunya itu ternyata adalah warga perantau di Jakarta asal Pauh Kambar, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, yang sudah lima tahun ini di Jakarta.

Ria Murniawati (kanan) dan ibunya.

“Saya sudah lima tahun ini di Jakarta Pak. Tanpa saudara. Ibu dari kampung, tiba disini baru satu tahun ini. Makanya, pas saya di PHK, semua kondisi membingungkan, sampai kami minta bantu ke saudara di kampung, mereka cuma bisa bantu untuk makan saja, kami memang sungguh sangat kesulitan,” ulas Ria Murniawati.

“Saya sudah coba cari cara untuk pindah, numpang dimana gitu. Sudah tidak mampu lagi bayar kos/ kontrakan,” imbuhnya.

Menyikapi hal itu, salah seorang Tokoh Piaman yang dihubungi oleh media ini adalah Yobana Samial, ketika diceritakan terkait hal tersebut, Ia langsung meminta nomor kontak telepon Ria Murniawati. Katanya, Ia akan menghubungi yang bersangkutan.

Sementara itu pula, ketika media ini juga menghubungi via WhatsApp Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, terkait nasib Ria Murniawati dan Ibunya itu, Anton Wira Tanjung selaku Kepala Bagian (Kabag) belum memberi tanggapan apapun, terkait tindakan cepat apa yang bisa dilakukan oleh pihaknya. Kendati pesan WhatsApp redaksi pun sudah dibaca.

Selain Yobana Samial, redaksi juga sudah menghubungi Refrizal selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) dan Fadlizon selaku Ketua Umum IKM (Ikatan Keluarga Minang) serta juga Andre Rosiade (Anggota DPR RI dari Sumatera Barat). Namun dari ketiganya (Refrizal, Fadlizon & Andre Rosiade) belum ada respon, hingga berita ini ditayangkan.

“Kondisi Ria Murniawati  dan ibunya ini bukan satu di Jakarta, terhadap perantau kita. Maka, disinilah peran penting ikatan orang Minang diperantauan dalam kondisi ini,” ungkap Yobana Samial. (RPG Networks)

Bagi pembaca budiman yang peduli dengan nasib Ria Murniawati dan Murni Ibunya tersebut, maka bisa menghubungi nomor kontak berkut ini:

085339997332 (Telp)

085695795639 (WA)


PERUBAHAN JUDUL

Judul Pertama – Pandemi: Anak di PHK, Warga Pahu Kambar (Piaman) di Jakbar Ini Akan Diusir Jika Tidak Bayar Kontrakan

Judul Kedua – Pandemi: Anak di PHK, Warga Jakbar Asal Pauh Kambar (Piaman) Ini Akan Diusir Jika Tidak Bayar Kontrakan

Berbagi Yuk!

Related post