• August 9, 2020

Profesor Salmadanis: MANFAAT TAWAKAL & INDIKATORNYA (Cara Menghadapi Wabah Covid-19 Dengan Tawakkal)

 Profesor Salmadanis: MANFAAT TAWAKAL & INDIKATORNYA (Cara Menghadapi Wabah Covid-19 Dengan Tawakkal)

Prof. Salmadanis

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wahai pencinta Kajian Islam dan Jamaah Majlis Ta’lim di mana saja berada. Dalam beberapa tulisan kedepan kita akan memaparkan Kajian Islam terkait dengan  ‘Tawakkal’.

Bagaimana pula metodologi tawakal mampu Menghadapi wabah Covid-19 yang saat ini  sedang melanda berbagai aspek kehidupan manusia dalam berbagai lini, seperti kehidupan sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, bahkan menjalankan ajaran agamapun secara normal dan sempurna tidak lagi menurut semestinya.

Untuk itu mari kita ikuti dengan baik, agar jiwa dan akal kita tenang menerima ketentuan dan ketetapan Allah SWT.

T A W A K K A L L A H

(Bagian 6)

 

MANFAAT TAWAKKAL & INDIKATORNYA

Ditengah suasana hiruk pikuk dengan wabah Covid-19 ini, ada diantara kita yang bisa menikmati dengan senang, tenang serta diikuti dengan ketaatan kepada Allah SWT. Sebaliknya, ada pula yang mengalami kesulitan dan kegelisahan.

Untuk menjalani semua itu dibutuhkan tawakkal; agar jiwa menjadi kuat, tidak mudah menyerah dan pantang untuk mundur karena gagal tanpa adanya iman yang kuat. Iman yang kuat itu ada pada tawakkal sebagai wajud dari ikhlas dan sabar.

Berikut ini ada beberapa manfaat dari sifat tawakkal kepada Allah SWT; kepada Allah SWT, untuk Allah SWT, pada Allah SWT dan bersama Allah SWT, yaitu :

 

1. Orang yang tawakkal dijamin Kemudahan hidup didunia dan di akhirat

Dengan berbekal sifat tawakal maka seseorang dijamin oleh Allah SWT akan selalu diberikan ke jalan kemudahan didunia dan diakhirat, berapapun besarnya kesusahan yang sedang dijalaninya.

Firman Allah SWT, yang artinya:

“Barang siapa yang bertawakal kepada allah niscaya dia akan membukakan jalan keluarnya dan dia memberikan rejekinya dari arah yang tidak disangka sangka. dan barang siapa yang bertawakal kepadanya kepada allah niscaya allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya allah melaksanakan tugasnya, sungguh dia telah mengadakan ketentuan bagi setiap”. (Qs, Ath-thalaq:1-2)

 

2. Orang yang tawakkal mudah baginya beradaptasi dengan masalah apapun

Seseorang yang memiliki sifat tawakal akan mudah beradaptasi dengan masalah yang seberat apapun, tanpa mudah menangis dan jauh dari prasangka buruk pada Allah SWT,  hanya karena merasa diri tidak berharga.

Sifat tawakal dapat membuat seseorang menjadi berhati sabar dan mampu bangkit kembali dari kegagalan dan keputus asaan

Dalam hadist diriwayatkan bahwa:

“Tawakal pada Allah adalah sumber pertolongan pada setiap kelicikan dan kejahatan dari musuhmu dan diberikan perlindungan dari apapun bentuk lawanmu”. (Al-Majilsi, Bihar Al-Anwar. Vol 56 Hal 79)

 

3. Tawakal dapat mempertebal iman dan tidak mudah putus asa

Tawakal dapat merubah sifat egois atau mudah menyerah menjadi lebih sabar dan dapat pula mempertebal iman serta membuat seseorang ingin selalu berterimakasih (bersyukur)  pada Allah SWT, atas apa yang telah diberikan selama ini.

Maka dari itu sebaik baiknya orang yang beriman, adalah yang mempunyai sifat tawakal. Diriwayatkan dalam hadist bahwa:

“Semangatlah kalian terhadap hal hal yang bermanfaat bagi kalian dan mohonlah pertolongan kepada Allah”. (HR. Muslim 2664)

 

4. Orang yang tawakal dapat membuat seseorang menjadi lebih mandiri dan percaya diri

Secara tidak langsung, sifat tawakal dapat menjadikan seseorang menjadi lebih mandiri dan dewasa dalam menyelesaikan masalah dunia yang sedang dihadapinya, tanpa harus merugikan pihak manapun.

Sifat tawakal dapat menjadikan seseorang mampu memahami kekurangan dan kelebihan atas apa yang telah Allah SWT berikan. Kondisi ini dapat membuat seseorang menjadi lebih bisa untuk menghargai kekurangan orang lain.

Diriwayatkan dalam hadist bahwa:

“Hendaklah hanya kepada Allah sajalah orang mukmin itu bertawakal, Dan bertawakalah kepada Allah yang maha hidup (abadi) yang tidak akan pernah binasa. maka bertasbihlah atas namanya dan pujilah Dia”. (QS. Al-furQan:58).

 

5. Orang yang tawakkal Allah akan mencukupkan rejekinya

Allah SWT, akan mencukupkan segala kerbutuhan dan kepuasan batin bagi  seseorang yang bertawakal semata mata karena-Nya, setelah dia berusaha dan berikhtiar  dengan hati yang bersih dan sabar.

Bertawakal setelah melaksanakan ihktiar kepada Allah SWT, adalah sesuatu yang disukai olehNya dan akan dimasukkan dalam golongan orang orang yang sabar dan berkecukupan dalam keadaan apapun.

Firman Allah dalam Al-Qur’an, yang artinya:

“Sesungguhnya Allah itu mencintai dan menyayangi orang orang yang bertawakal”.  (Qs.Ali Imran :159)

 

6. Orang yang tawakkal diberikan kenikmatan yang tiada hentinya

Allah SWT, akan memberikan nikmatnya berupa kesenangan dalam keadaan yang tidak diduga pada semua kaum muslim yang bertawakal hanya karena Allah SWT.

Seseorang yang mau bekerja dengan jalan kebaikan,  tidak pernah mengeluh akan pekerjaannya  dan selalu bertawakal ketika selesai berikhtiar maka akan kembali pula manfaat yang baik bagi dirinya tanpa dia duga duga sebelumnya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qu’an, yanga artinya:

“Apapun kenikmatan yang diberikan padamu ,semua itu adalah kesenangan hidup yang bersifat dunia. Sedangkan apa pun kernikmatan yang ada disisi allah lebih baik dan kekal hanya untuk orang orang yang beriman yaang hanya bertawakal selama hidupnya semata mata karena allah SWT”. (QS. Asy-syuro :36)

 

7. Orang yang tawakkal dikuatkan hati dan dijauhkan dari godaan syaitan dan hawa nafsu

Seseorang yang bertawakal setelah berikhtiar karena Allah SWT, maka dalam hidupnya Allah akan memberikan bantuan berupa dikuatkanya hati dan dijauhkan dari godaan syaitan dan hawa nafsu.

Seperti apa yang dikatakan dalam Firman Allah SWT, yang artinya:

“Sungguh, syaitan itu tidak berpengaruh terhadap orang ornag yang shaleh dan beriman dann bertawakal kepada Tuhannya”.  (QS.An-nahl:99)

 

8. Orang yang tawakkal masuk surga tanpa proses hisab

Allah memberikannya kemudahan atas segala perbuatannya yang baik dan selalu berjalan diatas kebenaran dan bertawakal dalam keadaan apapun.

Sebagaimana Nabi SAW bersabda:

“Mereka yang tidak membual, tidak berkata kata bohong,  tidak mencuri hak orang lain,  tidak membuat ramalan ramalan yang buruk, kepada rabb mereka bertawakal, maka surga akan menjadi milikmu”. (Diriwayatkan oleh Bukhary dan Muslim)

“Ada 70 umatku yang akan masuk surga tanpa hisab. Mereka adalah orang orang yang tidak percaya pada masalah masalah tathayyur (tentang kesialan). tidak meminta untuk dirugyah, Tidak mau menjalankan pengobatan dengan key (semacam besi panas yang dilekatkan pada bagian tubh seseorang sebagai media pengobatan) dan bagi porang orang yang bertawakal pada rabb mereka”. (HR. Muttafaqun ‘Alaihi)

9. Orang yang tawakkal dapat merealisasikan hasil yang dituju.

10. Orang yang tawakkal akan merasa bahwa seseorang selalu disertai oleh Tuhannya dan yakin Tuhan akan memberikan pertolongan dan kecukupan kepadanya.

11. Orang yang tawakkal akan mendatangkan kecintaan Tuhan kepadanya dan merasakan pengaruhnya.

12. Orang yang tawakkal akan membuahkan kemuliaan dan keterhormatan dalam hidupnya.

 

Berikut indikatornya

  1. Memiliki kepercayaan penuh, keyakinan yang sempurna kepada Allah sebagai tempat mengembalikan segala persoalan dan menitipkan segala harapan
  2. Setelah berusaha sekuat tenaga dan upaya yang sunguh-sunguh, maka hasilnya diserahkan kepada Allah saja
  3. Tidak gelisah, tidak goncang dengan menunggu hasil atau memilki kematangan kesabaran dan keikhlasan dalam menyikapi hasil yang diperoleh.
  4. Bersandar kepada Allah dalam semua urusan dengan kemesraan beribadah kepadanya
  5. Melahirkan sifat redha terhadap apa yang diputuskan Allah Swt

 

Semoga bermanfaat….

*****

Wahai sahabat-sahabat dan kaum muslimin, hadapilah kehidupan ini dengan ‘Tawakal’, Karena Allah SWT mencintai orang yang sabar dan Allah bersamanya.

*) Oleh : Prof.DR.H.Salmadanis,MA

(Ketua Pusat Dakwah dan Studi Islam serta Majlis Ta’lim Sumbar)

Berbagi Yuk!

Related post