BUKITTINGGI – Sebagaimana informasi A1 (Valid) dari Polres Kota Bukittingi, bahwa seorang gadis inisial ‘PAM’ usia 23 tahun, telah dinyatakan positif Covid 19 berdasarkan hasil swab oleh Laboratorium Universitas Andalas (UNAND), Jumat kemarin (8/5/2020).

PAM merupakan warga Sanjai, Kelurahan Mangis Gantiang Kota Bukittingi itu, tiba dari Jakarta pada tanggal 24 April 2020 lalu, dikarenakan cuti kuliah. Setiba di Sumatera Barat, dirinya melaporkan kesehatannya di Puskesmas Nilam Sari oleh petugas dan setelah itu disarankan untuk melakukan isolasi mandiri dan tidak lagi pernah keluar rumah.

Kemudian, pada tanggal 7 Mei 2020, sekira pukul 23.30 WIB, hasil swab PAM telah keluar dari pihak labor UNAND. Indikasi PAM dari hasil swab tersebut, diantaranya dengan gejala: batuk kering.

Setelah hasil tersebut keluar, pihak Rumah Sakit DR. Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi, pada pukul 00.00 bersama tenaga kesehatan Kota Bukittinggi lainnya menjemput yang PAM ke rumah orang tuanya di Sanjai. Penjemputan itu langsung dipimpin oleh Ramlan Nurmatias, Walikota Bukittingi.

Suasana penjemputan PAM dirumah orang tuanya, yang langsung dipimpin oleh Walikota Bukittinggi. (Foto: Humas Polres Kota Bukittinggi)

“Orang tua PAM yang perempuan hari ini sudah dilakukan swab di Dinas Kesehatan Kota Bukittingi bersama tiga orang adiknya,” ungkap Kompol. Sumintak,SH, Waka Polres Kota Bukittingi di Group WhatsApp PRESS MEDIA SUMBAR CLUB, Jum’at (8/5/2020).

Untuk diketahui, sebagaimana himbauan pemerintah dan kepolisan, bahwa terjangkitnya seseorang dengan Covid 19/ Novel Coronavirus, bukanlah aib bagi dirinya. Virus ini dapat disembuhkan dan yang paling penting itu adalah taat dan patuh dengan himbauan pemerintah, terutama dengan telah ditetapkannya Provinsi Sumatera Barat dengan status PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

 

Maka, hal yang perlu dilakukan adalah #StayAtHome (tetap tinggal dirumah), jangan keluar rumah jika tidak terlalu penting, memakai masker jika memang harus beraktivitas diluar rumah, menjaga jarak (social distancing) termasuk physical distancing, serta himbauan tidak mudik bagi perantau. (Humas Polres Kota Bukittinggi/ RPG Networks/ ****)

 

Berbagi Yuk!