• August 8, 2020

Sengkarut Bantuan Covid-19: IP dan NA Tidak Salah, Ini Alasannya!

 Sengkarut Bantuan Covid-19: IP dan NA Tidak Salah, Ini Alasannya!

Prof. Irwan Prayitno (IP), Gubernur Sumatera Barat.

PADANG – Sebenarnya, membaca berbagai lansiran berita akhir – akhir ini menyoal ‘sengkarut’1) bantuan kepada warga Sumatera Barat yang terdampak Pandemi Covid-19/ Novel Coronavirus, yang terkesan lambat, memang sebagai insan Minangkabau, saya agak ‘manggaritih’2) juga olehnya.

Berbagai alasan bermunculan, mulai dari penetapan dan peralihan anggaran, hingga penyempurnaan data warga yang terdampak serta menyesuaikan kriteria sesuai aturan yang membolehkannya.

Baca berita terkait: Penyaluran Bansos di Sumbar Tersendat Validasi Data (www.kompas.id)

 

Kapan bantuan akan datang dan direalisasikan, Irwan Prayitno (IP) dan Nasrul Abit (NA), yang merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, terus melakukan rapat dengan stakeholder dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Lalu meminta semua pihak dan warga tetap tenang.

Buktinya saja, hari ini beberapa daerah sudah direalisasikan Bantuan Tunai (BT) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Tentunya bagi daerah, yang sudah melengkapi data, seperti Kota Sawahlunto dan Kota Padang Panjang:

Baca Berita terkait beberapa jam yang lalu: Data Lengkap, Bantuan Covid-19 untuk Padang Panjang dan Sawahlunto Diserahkan. (https://langgam.id/)

 

Hematnya, IP dan NA sedang berupaya menanggulangi dampak wabah ini, begitu juga dengan Bupati dan Walikota yang lainnya di Sumatera Barat. Jangan hubungkan mereka dengan hal – hal lain dulu, cukup kita fokus dengan pandemi dan cara mengatasinya. Itu lebih baik.

Maka saya bisa mengatakan, beliau – beliau yang kepala daerah itu tidak salah. Sebab, siapa mengira pandemic ini bisa luar biasa dampaknya, hingga semua sektor nyaris lumpuh dan ekonomi rakyat langsung drastis gulung tikar dalam waktu yang tidak begitu lama.

Namun, semua pihak yang berkapasitas, tentu wajib mengawal dan mengawasi realisasi anggaran Covid-19 ini. Jangan sampai ada KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) bencana dan kemanusian, dimana disaat rakyat menjerit, ada pula nanti yang memanfaatkan situasi dan kesempatan.

Semoga wabah ini cepat berlalu dan #IndonesiaBebasCorona. Wallahu ‘Alam…

“Hanya pengantar persepsi jeritan dan kritikan”.

 

Oleh : Rico Adi Utama

Daftar Istilah:

  1. Sengkarut: berjalin-jalin, lilit-melilit (tentang akar, tali, dsb); banyak seluk-beluknya; kait-berkait; tidak keruan (tentang percakapan dsb); tidak menentu.
  2. Maggaritih (Minangkabau): adalah ungkapan kegeraman menyikapi sebuah keadaan yang menggelikan dan membuat sakit hati.
Berbagi Yuk!

Related post